Oleh: Jaya Setiabudi | 25 Agustus 2010

Cerita dibalik lagu ‘FIGHT’

Agustus 1998, saya memulai usaha pertama di bidang industrial supply, dengan modal dari 2 orang rekan saya yang bekerja di Singapore.

November 1998, perusahaan saya yang pertama bangkrut karena kehabisan modal, pembayaran tertunda, tak ada lagi uang untuk operasional. Makanpun tinggal indomie dan telor yang saya beli dari uang receh yang tak sengaja terkumpul di kaleng F&N.

Desember 1998, saya mendirikan perusahaan kedua dibidang yang sama, mendapatkan permodalan dari ex-supplier saya di Singapore. Kala itu saya mengontrak ruko yang sangat murah, eks usaha yang bangkrut karena krisis. Mungkin hanya saya yang mau menyewa ruko tersebut, dengan ratusan kg sampah barang-barang berserakan dan bekas banjir yang menimbulkan bau pesing dan lumpur yang mengendap.

Selama 3 hari saya bersihkan sendiri ruko tersebut, karena keterbatasan biaya. Kamar mandi tak berpintu, setiap pintu kamar sudah tidak ber-handle lagi. LAMPU MATI karena sudah lama tidak terbayar tunggakan listriknya. Karena tidak ada kasur, saya tidur di tikar anyaman bambu kalimantan (LAMPIT), pemberian kakak saya. Karena lampu mati, jadi tidur saya ditemani oleh lilin saja.

Nah, saat dalam kondisi paska bangkrut itu, saya menghibur diri saya dengan bisikan,”Jaya, tahu nggak, setiap pengusaha sukses, pasti pernah bangkrut! Sekarang kamu sudah bangkrut, tinggal suksesnya saja!” he he he…. FIGHT!


Responses

  1. paaaakkkk jaaaaayyyy…hehe like it

  2. Maju terus boos!!

    http://www.facebook.com/JP.Prod

  3. Enlightenment story !! Keep sharing gan🙂

  4. bangkrut dan sukses semuanya anugerah,,,,,,kata BOB SADINO.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

  • Tak ada kategori
%d blogger menyukai ini: